Karya Seni Rupa Murni Yaitu

Setiap orang tentu memiliki keahliannya masing-masing salah satunya di bidang seni. Seni sendiri merupakan suatu keahlian dalam membuat karya. Yang mana karya tersebut dapat dilihat dari segi fungsi, bentuk, dan keindahannya.

Seni rupa sendiri memiliki banyak cabangnya salah satunya adalah seni rupa murni. Lantas apa yang dimaksud dengan karya seni rupa murni? Simak pengertian karya seni rupa murni yaitu di bawah ini.

Pengertian Karya Seni Rupa Murni Yaitu

Seni rupa murni yaitu salah satu cabang seni rupa yang memiliki fokus pada hasil karyanya sendiri yakni berupa keindahan yang bisa dinikmati. Hal ini berarti hasil dari karya seni rupa murni yaitu hanya berfokus di nilai estetika atau keindahannya saja. Dengan begitu seni rupa jenis ini tidak memiliki fokus pada nilai praktisnya.

Seni rupa murni merupakan sebuah karya seni yang dinikmati berdasarkan keindahannya saja. Untuk itu karya seni ini tidak memiliki fokus pada fungsi maupun nilai penggunaannya. Melainkan hanya berfokus pada estetika atau nilai keindahannya saja.

Seni rupa disini bahkan sudah ada sejak zaman Pra Sejarah yang dibuat memakai getah pohon kemudian ditempelkan pada benda-benda yang mempunyai permukaan datar.

Ciri-ciri Karya Seni Rupa Murni Yaitu

Perlu Anda ketahui bahwa dalam membentuk karya seni rupa murni terdapat beberapa ciri-ciri yang sekaligus menjadi pembeda karya seni ini dibandingkan dengan karya seni yang lainnya. Diantara seperti:

  • Tidak memiliki fungsi sebagai alat yang ada di kehidupan sehari-hari
  • Mempunyai nilai keindahan yang menjadi fokus utamanya
  • Mampu menggambarkan sebuah ekspresi dari pembuat karyanya

Nah itulah beberapa ciri-ciri yang bisa Anda ketahui mengenai seni rupa murni. Selain ciri-ciri terdapat pula beberapa unsur yang memperkuat keberadaan seni rupa tersebut. Di bawah ini diantaranya:

Unsur-unsur Karya Seni Rupa Murni Yaitu

Karya Seni Rupa Murni Yaitu

Sebuah karya seni rupa dibentuk dengan mengedepankan beberapa unsur pembuatannya. Unsur-unsur dari seni rupa murni ini sendiri sangatlah beragam. Seperti:

  • Garis

Unsur pertama yang ada dalam karya seni rupa murni yaitu garis. Unsur yang satu ini berupa sebuah goresan yang terbentuk dengan cara menarik satu titik menuju titik yang lainnya dengan memakai alat tulis.

Garis ini sendiri juga memiliki berbagai jenis bentuknya. Seperti garis putus-putus, garis melengkung, garis lurus, garis beraturan, dan masih banyak lagi.

  • Bidang

Unsur kedua yang ada pada seni rupa murni adalah bidang. Bidang merupakan sebuah bentuk benda yang mempunyai permukaan datar. Pada bidang ini sendiri dibentuk akibat sebuah goresan garis yang mana garis ujung tersebut bertemu lagi dengan pangkal utama dari garis sebelumnya.

Pada bidang sendiri memiliki berbagai jenis bentuk. Diantaranya seperti bentuk persegi panjang, persegi, segitiga, melengkung bebas, dan yang lainnya.

  • Warna

Warna adalah spektrum tertentu yang berasal dari cahaya sempurna. Warna sendiri dapat memiliki identitas yang ditentukan pada gelombang cahaya sempurna. Akan tetapi pada dasarnya warna ini hanya memiliki dasar utama yakni kuning, pink, dan biru muda. Dari campuran warna itulah bisa terbentuk warna-warna yang lainnya.

  • Tekstur

Tekstur adalah sebuah permukaan yang ada pada benda. Yang mana permukaan tersebut mempunyai berbagai macam bentuk dengan sifat atau karakter yang berbeda-beda. Seperti permukaan dengan tekstur yang kasar, halus, bergelombang, dan lain sebagainya.

Permukaan halus tersebut contohnya adalah kaca sementara permukaan kasar contohnya adalah batu.

  • Nada terang dan gelap

Pada karya seni rupa murni jenis 3D Anda bisa menemui unsur sisi terang dan gelap di beberapa bagiannya. Pasalnya, pada seni rupa ini sendiri diciptakan dengan baik dengan penempatan nada gelap dan terang yang tepat tentunya.

  • Ruang

Ruang merupakan unsur seni rupa murni yang terbentuk dari dua atau beberapa ruang berjarak. Adapun ruang tersebut bisa berupa rongga yang ada pada seni rupa 3D. Kemudian terdapat beberapa jenis ruang yakni ruang nyata adalah ruang yang ada pada alam kehidupan. Serta ruang khayalan adalah ruang yang ada pada gambar.

Dasar Pembuatan Karya Seni Rupa Murni Yaitu

Setiap pembuatan karya seni terdapat beberapa asas atau dasar yang berlaku. Diantaranya seperti proporsi dan juga komposisi. Berikut penjelasan selengkapnya:

  • Komposisi

Merupakan tata susunan pembentukan sebuah benda yang berfokus pada irama, keseimbangan, keselarasan, kesatuan dalam seni rupa murni. Di bawah ini penjelasannya:

  • Keseimbangan

Adalah suatu hal yang bisa memberikan kesan tidak berat sebelah atau berat satu sisi saja. Dengan begitu tidak akan ada tumpang tindih dalam penempatan unsur-unsurnya yang digunakan.

  • Kesatuan

Merupakan hubungan yang ada pada unsur-unsur seni rupa yang mengarah pada pusat perhatiannya. Unsur-unsur tersebut dapat bersatu-padu dengan baik sehingga tidak terkesan berantakan.

  • Irama

Merupakan sebuah penguraian gerak yang dilakukan oleh unsur-unsur. Kemudian dipadukan dengan keseluruhannya. Irama ini sendiri sudah seperti alunan musik yang diatur dengan baik sehingga terciptalah sebuah keindahan. Sementara irama pada lukisan dapat tercipta dengan pengaturan bidang dan warna.

  • Keselarasan

Merupakan kesan yang sesuai dengan unsur satu dengan unsur yang lainnya dalam satu kesatuan penyusunan. Seperti contohnya buah pepaya yang lebih besar ukurannya daripada buah apel.

  • Proporsi

Merupakan sebuah karya seni yang memiliki kesan ideal, seimbang, dan sesuai antara unsur satu dengan unsur yang lainnya. Pasalnya jika sebuah karya tidak memiliki unsur ini maka tentu karya tersebut akan terlihat sangat aneh.

Itulah beberapa unsur yang ada pada karya seni. Agar lebih mengenal karya seni ketahui juga mengenai jenis-jenis karya seni tersebut di bawah ini.

Jenis-jenis Karya Seni Rupa Murni Yaitu

Karya Seni Rupa Murni Yaitu

Umumnya sebuah karya seni memiliki dua jenis jika dilihat secara bentuknya. Di bawah ini beberapa jenis karya seni tersebut:

  • Seni rupa murni dua dimensi

Merupakan sebuah seni rupa murni yang tersusun dari dua jenis unsur saja. Yang mana kedua uAnsur tersebut adalah panjang dan lebar. Untuk itu, bentuk dari karya seni jenis dua dimensi ini hanya dapat dilihat dan dinikmati pada satu arah tertentu saja.

Meski begitu, karya seni yang satu ini sudah dibuat sesuai dengan ahlinya. Bahkan dapat dijadikan sebagai salah satu hal untuk mencari pendapatan kehidupan sehari-harinya.

Karya seni yang dua dimensi yang satu ini dibentuk dengan semua kreativitas para pembuatnya kemudian dijadikan sebuah karya seni yang dapat dinikmati dan diapresiasi. Salah satu contoh hasil dari karya seni rupa jenis ini adalah lukisan, poster, hingga gambar grafis.

  • Seni rupa murni tiga dimensi

Merupakan bentuk dari karya sendiri yang mana unsur pembuatannya terdiri dari tiga bagian sekaligus. Yakni panjang, lebar, dan tinggi. Dari unsur-unsur yang ada tersebut maka dapat menghasilkan suatu volume serta isi yang nantinya terbuatlah sebuah karya seni yang dapat dinikmati dari segala arah.

Seni rupa murni jenis tiga dimensi ini memang memiliki tingkat pembuatan yang jauh lebih sulit dibandingkan dengan seni rupa murni dua dimensi. Tentu saja keindahannya pun jauh lebih dapat dinikmati. Contoh hasil karya seni jenis ini seperti patung, seni pahat, seni ukiran, dan yang lainnya.

Nah itulah beberapa jenis karya seni rupa murni yaitu yang bisa Anda ketahui lebih lanjut. Sebagai informasi lengkapnya ketahui juga berbagai contoh dari karya seni rupa murni di bawah ini.

Contoh Karya Seni Rupa Murni Yaitu

Umumnya sebuah karya seni rupa murni diciptakan dengan adanya kreativitas, ekspresi, dan juga gagasan dari seorang seniman yang membuatnya. Dari situ munculah berbagai contoh karya seni yang bisa Anda ketahui seperti:

  • Patung

Patung merupakan salah satu contoh karya seni rupa murni dengan jenis tiga dimensi. Patung ini sendiri dibuat dengan menggunakan teknik pahat, cetak, dan lainnya yang diperlukan. Adapun bahan yang umumnya digunakan untuk pembuatan patung adalah tanah liat, logam, batu, keramik, hingga kayu.

Hingga saat ini sendiri patung bisa digunakan sebagai hiasan sampai lambang sebuah daerah dengan tingkat keindahan yang tinggi.

  • Kerajinan keramik

Kerajinan keramik merupakan sebuah karya seni rupa murni jenis tiga dimensi yang dapat terbuat dari tanah liat yang dibentuk kemudian dilanjutkan dengan dibakar. Dengan begitu pada karya seni ini terjadilah sebuah perubahan pada sifat tanah yang digunakan sebagai bahan utama pembuatannya.

Kerajinan keramik ini sendiri berfungsi untuk menghias rumah, toko, perusahaan, kantor, sekolah, hingga bisa dijadikan sebagai sebuah bisnis jual beli yang sangat menguntungkan.

  • Lukisan

Lukisan merupakan salah satu karya seni yang bisa berjenis dua dimensi atau bahkan tiga dimensi. Umumnya karya seni yang satu ini dibuat dengan menggunakan media kapas dengan goresan cat berwarna-warni sesuai kebutuhannya. Goresan cat tersebut dibuat dengan menggunakan palet ataupun cat.

Lukisan sendiri adalah salah satu contoh seni rupa murni yang paling populer hingga saat ini. Anda tentu sudah sering menemukannya pada dinding-dinding perumahan, kantor, maupun toko.

  • Kaligrafi

Kaligrafi merupakan sebuah karya seni rupa murni yang pembentukannya dilakukan secara visual yakni berupa tulisan yang memiliki desain tertentu.

Kaligrafi tersebut bisa diterapkan pada semua huruf maupun aksara. Adapun beberapa aksara yang sering dipakai pada karya seni rupa yang satu ini adalah aksara Arab, Mandarin, hingga Jepang.

  • Mosaik

Satu lagi contoh dari karya seni rupa murni adalah mozaik. Mozaik ini dibentuk dengan menyusun potongan-potongan kecil beberapa benda. Seperti batu ataupun kaya dengan motif dan bentuk berbeda-beda.

Karya seni mosaik ini sendiri ditemukan pertama kali di daerah Mesopotamia di abad ke 3 SM dengan fungsinya untuk menjadi penghias masjid ataupun gereja.

  • Seni relief

Merupakan gambar atau lukisan yang berbentuk 3 dimensi atau trimatra. Seni relies ini sendiri berada di atas dua bidang dimensi atau dwimatra. Relief ini sendiri bisa Anda temukan dengan mudah pada tugu peringatan ataupun beberapa bagian candi. Relief tersebut memiliki cerita tentang diorama atau nilai sejarah yang cukup tinggi.

  • Ukiran

Salah satu contoh karya seni rupa murni yaitu ukiran. Ukiran ini termasuk sebagai karya seni visual karena hanya dapat dinikmati keindahannya. Umumnya karya seni ukiran ini dibuat pada kayu yang lunak kemudian dikombinasikan dengan peralatan lainnya. Seperti meja, lemari, kursi, dinding dan lain sebagainya.

  • Topeng

Merupakan contoh karya seni rupa murni sebagai seni visual karena hanya bisa dinikmati keindahannya sama seperti ukiran. Topeng ini sendiri bisanya ditempatkan di dinding dengan cara menggantungnya. Akan tetapi beberapa orang juga menggunakannya sebagai properti teatrikal namun topeng jenis ini berbeda dengan topeng dari seni rupa murni.

  • Gantungan kunci

Gantungan kunci merupakan contoh lainnya yang bisa Anda temukan. Gantungan kunci ini umumnya digunakan sebagai hiasan saja. Karya seni ini sendiri umumnya terbuat dari beberapa bahan. Seperti akrilik, tempurung kelapa, kayu, flanel, dan yang lainnya.

  • Seni arsitektur

Termasuk sebagai karya seni rupa murni secara visual. Contohnya seperti desain bangunan yang digunakan sebagai gerbang maupun monumen.

  • Karikatur

Ini merupakan seni rupa murni yang dibuat dengan tujuan mengungkapkan kritik ataupun saran. Ada juga yang membuatnya untuk bersenang-senang.

  • Digital painting

Merupakan karya seni lukis yang dibuat menggunakan bantuan teknologi digital. Seperti Corel Draw, Photoshop, dan yang lainnya sehingga digolongkan sebagai seni visual.

Nah itulah beberapa contoh karya seni murni yang bisa Anda ketahui. Tentu saja Anda sudah sering menemui karya seni tersebut di lingkungan sekitar. Lantas apa saja perbedaan seni rupa murni dengan seni rupa terapan? Simak penjelasannya di bawah ini.

Perbedaan Contoh Seni Rupa Murni dan Seni Rupa Terapan

Karya Seni Rupa Murni Yaitu

Perlu Anda ketahui bahwa seni rupa murni dan terapan memiliki perbedaan yang berupa karya seni yang tidak sama. Beberapa jenis karya seni yang termasuk sebagai seni rupa murni seperti:

  • Seni lukis

Merupakan seni rupa murni yang dihasilkan dari pengolahan unsur seni itu sendiri. Seni lukis kemudian dibuat dalam bidang dimensi dengan menggunakan kapas sehingga menghasilkan karya yang dapat dinikmati keindahannya.

  • Seni grafis

Merupakan karya seni rupa yang memiliki bentuk dua dimensi. Umumnya seni grafis ini adalah salah satu istilah pada penggandaan goresan pena dan keterampilan saat proses mencetak.

Sementara itu yang termasuk sebagai karya seni rupa terapan seperti:

  • Dekorasi, yakni contoh dari seni rupa terapan yang dapat dimanfaatkan untuk menghias ruangan dengan fungsional sehingga terlihat keindahannya. Dekorasi ini sendiri sudah sering digunakan pada acara pernikahan, festival, hingga pertunjukan tertentu.
  • Seni ilustrasi, yakni sebuah karya seni jenis terapan yang memiliki bentuk berupa gambar atau foto. Umumnya karya seni jenis ini digunakan pada buku pelajaran sekolah dasar. Dengan tujuan agar setiap siswa yang membacanya dapat memahami pelajaran dengan lebih mudah.
  • Seni kriya, yakni sebuah karya seni terapan yang memiliki fungsi atau kegunaan dalam menawarkan fasilitas. Yang mana dalam pembuatannya memerlukan proses pengolahan materi baku menjadi barang tertentu yang ada di sekitar kita. Hal ini berarti karya yang dihasilkan dapat memiliki kegunaan dan keindahan tertentu yang dihasilkan.

Perbedaan Fungsi Seni Rupa Murni dan Seni Rupa Terapan

Berdasarkan fungsi seninya, ada beberapa perbedaan yang bisa Anda ketahui mengenai seni rupa murni dan seni rupa terapan tersebut. Di dalam seni rupa murni sendiri memiliki fungsi yang hanya dapat dinikmati dalam bentuk atau nilai keindahannya saja.

Hal tersebut dikarenakan seni rupa murni hanya memiliki kombinasi bidang, bentuk, garis, warna, titik, tekstur, gelap terang, dan juga garis sehingga terciptalah nilai budaya tertentu.

Yang mana nilai dari budaya yang diciptakan tersebutlah yang dapat memberikan makna yang indah dengan keunikannya masing masing. Sehingga pada seni rupa murni ini terciptalah fungsinya secara praktis dan estetis.

Berbeda dengan seni rupa terapan yang dapat berfungsi sebagai berikut:

  • Memenuhi kebutuhan pokok seperti papan, sandang, dan pangan.
  • Memenuhi sarana ritual keagamaan
  • Memenuhi kebutuhan sosial seperti pendidikan
  • Sebagai media yang dapat digunakan untuk mengekspresikan diri
  • Sebagai media pendidikan moral yang ada pada lingkup masyarakat.

Dari beberapa fungsi di atas dapat disimpulkan bahwa seni rupa terapan memiliki fungsi yang menyangkut fungsi artistik dan juga estetis. Itulah beberapa informasi yang bisa Anda ketahui mengenai karya seni rupa murni serta perbedaannya dengan seni rupa terapan.

Dengan beberapa penjelasan mengenai karya seni rupa murni di atas Anda tentu akan lebih mudah dalam mengidentifikasi dan membedakan karya seni rupa murni tersebut dalam kehidupan sehari-harinya.